Hutan Sangeh Bali Monkey Forest, Daya Tarik Memikat

334 views

Menjelajahi semua destinasi wisata di Bali pastinya memberi banyak pengalaman unik. Salah satu tempat wisata di Bali yang sampai detik ini banyak menarik perhatian para pecinta alam adalah Hutan Sangeh atau disebut dengan Monkey Forest. Menariknya dari destinasi ini menghadirkan pengalaman berbeda karena Anda akan menikmati suasana yang identik dengan hutan ataupun pepohonan tinggi beserta habitat monyet di dalamnya.

Objek wisata Monkey Forest memang dikenal sebagai satu tempat unik bagi wisatawan. Terkadang di dalam destinasi ini menghadirkan pengalaman seru salah satunya memberi makan para monyet yang menjadi penghuni hutan Sangeh. Tidak cukup dengan beberapa pengalaman memberi makan dan berfoto bersama monyet saja, tetapi ada hal menarik yang menjadi daya tarik bagi wisatawan agar nantinya Hutan Sangeh ini menjadi salah satu tempat seru dan menguntungkan. Lalu seperti apa daya tarik dari Hutan Sangeh tersebut?

Daya Tarik Hutan Sangeh Monkey Forest

Destinasi wisata berupa hutan ini memang masih kental dengan unsur alamnya. Terbukti ketika Anda mengunjungi tempat wisata ini akan ada banyak keunikan alam yang bisa dilihat. Pepohonan menjulang tinggi dengan beragam jenis, ditambah lagi beberapa pura berukuran kecil juga tersedia untuk menambah unsur budaya di dalam hutan Sangeh.

Terdapat juga berbagai cerita sejarah dimana sudah menjadi mitos bagi warga sekitar dimana terdapat Pohon Lanang Wadon. Sebuah nama dimana sebuah pohon pala berukuran besar memiliki batang seperti kelamin pria dan wanita. Maka dari itu dari sisi namanya diberikan Lanang Wadon, kemudian terdapat simbol yang mana melambangkan pria dan wanita.

Bukan hanya itu saja, karena di dalam Hutan Sangeh ini juga terdapat fasilitas Pura Melanting beserta Pura Bukit Sari. Ada ratusan ekor kera ekor panjang dimana tingkahnya terbilang lucu bahkan dianggap jinak. Kurang lebih jumlah kera ekor panjang ini mencapai 600 ekor, sehingga menjadi salah satu satwa endemik di kawasan hutan Sangeh. Tidak hanya dari satwa kera ekor panjang saja, tetapi masih ada beberapa satwa menarik mulai dari burung hantu, musang, terocok, alap-alap, hingga burung elang dan kucing hitam.

Masyarakat sekitar meyakini bahwa dari keberadaan kera ekor panjang tersebut merupakan sosok dari jelmaan prajurit dengan bagian 3 kelompok Banjar yakni tengah, timur, serta bagian barat. Jadi bisa dikatakan adanya kera ekor panjang dengan jumlah besar tersebut akan mendatangkan keamanan lebih biak dalam menjaga pura-pura yang ada di dalam Hutan Sangeh.

Fasilitas di Dalam Hutan Sangeh

Menariknya dari destinasi Hutan Sangeh ini terdapat beberapa fasilitas menarik dimana semua pengunjung tempat wisata di Bali ini sanggup merasakan kenyamanan. Terdapat akses pusat pelayanan informasi yang bisa dijadijkan layanan konsultasi ataupun panduan ketika berada di Hutan Sangeh ini. Terdapat pula pemandu wisata yang mana sering kali mendatangkan banyak manfaat terutama bagi pelancong luar pulau sampai turis asing, hingga akhirnya membuat pengalaman wisata Anda makin menarik.

Tidak cukup dari situ saja, karena pengembang wisata alam di Bali juga menyediakan pos keamanan, hingga jasa foto. Maka dari itu Anda juga bisa menikmati aspek-aspek terpenting yang sampai detik ini bisa diandalkan untuk mendapat pengalaman seru dan terbaik saat liburan ke Hutan Sangeh. Jika Anda ingin mendapatkan oleh-oleh ataupun souvenir cobalah pilih dari beberapa tempat jual souvenir, dengan harga lebih terjangkau. Tak lupa terdapat pula beberapa akses tempat makan dimana Anda bisa sepuasnya mencicipi hidangan kuliner terbaik dan juga dari segi rasa tak kalah dari tempat-tempat makan berkelas.

Ketersediaan tempat parkir kendaraan juga sudah bisa Anda manfaatkan karena memang ukurannya terbilang luas sehingga sanggup dimanfaatkan untuk menempatkan kendaraan Anda baik dalam wujud sepeda motor ataupun mobil. Demi kenyamanan pengunjung pihak pengembang wisata alam di Bali ini juga memberkan akses toilet bersih hingga sanggup memberi akses nyaman dan juga bersih kepada setiap pengunjung.

Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk

Menjadi salah satu hal terpenting dan paling banyak dicermati oleh para wisatawan dimana jam operasional sampai harga tiket masuk di lokasi wisata Hutan Sangeh Bali ini mampu memberi kemudahan. Tempat wisata di Bali ini masih memberi ketentuan harga tiket masuk untuk dewasa mencapai Rp 10.000 saja, sedangkan untuk kalangan anak-anak mencapai Rp 5.000 saja.

Pada biaya parkir juga dibebankan kepada pengunjung dimana untuk parkir mobil memiliki biaya mencapai Rp 5.000 sedangkan untuk parkir motornya sendiri mencapai Rp 2.000. Anda bisa mengunjungi Hutan Sangeh ini setiap hari pada pukul 07.30 sampai 18.00 WITA. Jadi dari durasi melihat semua keindahan dan keseruan liburan di Hutan Sangeh sudah bisa lebih lama bahkan Anda juga dapat berkunjung ke beberapa tempat wisata lain di dekat lokasi Hutan Sangeh.

Lokasi Hutan Sangeh Monkey Forest

Banyak kalangan bertanya seputar lokasi Hutan Sangeh Bali, ternyata tidak terlalu sulit dijangkau karena berada di kasawan hutan lindung. Lokasi destinasi wisata di Bali ini berada di jalan Brahmana, Desa Sangeg, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Jika Anda berangkat dari Ubud Bali, maka aksesnya sangat dekat yakni mencapai 18km saja.

Mengenai pilihan alat transportasi yang Anda pilih sangat beragam baik itu kendaraan pribadi, angkutan umum, sampai tranportasi online. Maka dari itu siapapun bisa langsung mencoba menikmati sajian terbaik pada destinasi wisata bertajuk wisata jutan alam di Bali ini.

Waktu Terbaik

Bicara soal waktu terbaik berkunjung ke Hutan Sangeh ini masih sangat beragam mulai dari menghindari musim kemarau ataupun bisa dengan memilih waktu pagi hari. Biasanya pada musim hujan kesempatan untuk melihat pemandangan hutan jadi terganggu. Sehingga akan lebih baik jika berkunjung ke tempat wisata di Bali ini pada pagi hari.

Sedangkan untuk waktu liburan baik itu akhir pekan dan pada hari libur nasional dapat dipastikan jumlah pengunjung bisa dua kali lipat. Jika Anda ingin menikmati kunjungan wisata ke Hutan Sangeh sebaiknya pilih pada hari-hari kerja yakni Senin sampai Jumat. Dari hari-hari tersebut jumlah pengunjung tidak terlalu banyak, sehingga Anda lebih nyaman dalam berkelliling.

Tips Wisata di Hutan Sangeh

Menjadi satu perhatian khusus bagi wisatawan saat berkunjung ke tempat wisata di Bali dengan segala macam keindahannya. Tips berwisata di Hutan Sangeh terbilang mudah yakni jangan sampai Anda membuang sampah sembarangan karena bisa memberi efek buruk pada kebersihan lingkungan, kemudian jangan asal dalam memberi makan ke satwa kera ataupun hewan lainnya. Besikaplah sopan saat masuk ke daerah pura kemudian selalu jaga kesehatan untuk bisa menikmati destinasi wisata di dekat Hutan Sangeh.

Sampai detik ini wisata ke Hutan Sangeh yang dikenal sebagai tempat wisata di Bali ini sanggup memberi banyak pengalaman terbaik. Maka dari itu siapapun bisa langsung mencermati hasil-hasil lebih optimal, jangan sampai Anda tidak mendapatkan banyak kendala dalam bermain mendapat pengalaman berwisata di Bali.